Kamis, 23 Mei 2019

Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat

Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat


Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat - Hubungi CS kami Telp 082136783880 Jual Bibit Puyuh Berkualitas. Seluruh wilayah jawa bisa kirim langsung sampai kandang bayar setelah sampai. Luar jawa kirim via cargo pesawat.

Dibawah ini merupakan serba-serbi budidaya burung puyuh di mulai dengan riwayat singkat burung puyuh, kunci budidaya burung puyuh, jenis-jenis burung puyuh, fungsi burung puyuh, beberapa syarat tempat budidaya burung puyuh, pijakan tekhnis budidaya burung puyuh, hama dan penyakit burung puyuh dll.

1. Sejarah Singkat
Puyuh merupakan tipe burung yg tidak dapat terbang, ukuran badan relatif kecil, berkaki pendek serta dapat diadu. Burung puyuh disebut pun Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya dimaksud "Quail", merupakan bangsa burung (liar) yg kali pertama diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. serta terus di kembangkan ke penjuru dunia. dan di Indonesia puyuh mulai diketahui, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yg ada pada Indonesia.



Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880
q

Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat

Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat


2. Kunci Peternakan
Kunci Peternakan burung puyuh terdapat banyak di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur serta Jawa Tengah

3. Tipe
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

4. Faedah
- Telur serta dagingnya memiliki nilai gizi serta perasaan yang lezat
- Bulunya menjadi bahan bermacam kerajinan atau perlengkapan rumah tangga lainnya
- Kotorannya jadi pupuk kandang ataupun kompos yang baik bisa dimanfaatkan jadi pupuk tanaman

5. Beberapa syarat area
Lokasi jauh dari keramaian serta pemukiman penduduk
tempat memiliki trick transportasi, terpenting jalur sapronak serta jalur-jalur pemasaran
tempat dipilih bebas dari wabah penyakit
Bukan adalah daerah kerap banjir
Merupakan daerah yang selalu mendapat rotasi udara yg baik.

6. Petunjuk Teknik Budidaya
Penyiapan fasilitas serta Peralatan

Perkandangan
Dalam metode perkandangan yg perlu dilihat merupakan temperatur kandang yg baik atau normal kira-kira 20-25 derajat C; kelembaban kandang sekitar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, dan malam hari 40-60 watt (perihal ini laku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang baiknya diatur biar sinar matahari pagi bisa masuk kedalam kandang. Model kandang puyuh ada 2 (dua) ragam yg biasa diaplikasikan adalah metode litter (lantai sekam) dan skema sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 bisa diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya berubah menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari hingga sampai lepas waktu anakan. paling akhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai jaman bertelur. mengenai kandang yang biasa dipakai dalam budidaya burung puyuh yaitu:

Kandang untuk induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung pada produktifitas serta kebolehan mneghasilkan telur yang memiliki kualitas. Besar atau ukuran kandang yang bakal digunakan harus sesuai dengan banyaknya puyuh yang akan dipelihara. bagusnya satu ekor puyuh dewasamembutuhkan luas kandang 200 m2.

Kandang buat induk petelur
Kandang ini berperan sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini punya bentuk, ukuran, serta keperluan peralatan yg sama. Kepadatan kandang lebih besar namun bisa pula sama.

Kandang buat anak puyuh/umur stater(kandang indukan)
Kandang ini adalah kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yakni mulai usia 1 hari sampai dengan dua hingga tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk mengontrol biar anak puyuh yg tetap memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sama dengan keperluan. Kandang ini perlu ditambahkan alat pemanas. umumnya ukuran yang seringkali dipakai merupakan lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (cukup menampung 90-100 ekor anak puyuh).

Kandang buat puyuh usia grower (3-6 minggu) serta layer (lebih dari 6 minggu)
Bentuk, ukuran maupun peralatannya sama juga dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang rata-rata berwujud kawat ram.


Mode Kandang buat Layer
perabotan
perabotan kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.
Penyiapan Bibit.

Yang butuh diperhatikan oleh peternak sebelum mengawali usahanya, adalah menyadari 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan adalah bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengaturan usaha peternakan.

Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan arah pemeliharaan, ada 3 (tiga) ragam maksud pemeliharaan burung puyuh, ialah:

a. Untuk produksi telur mengonsumsi, diseleksi bibit puyuh jenis ketam betina yg sehat atau bebas dari kerier penyakit.
b. Untuk produksi daging puyuh, diambil bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, di pilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya serta puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

Pemeliharaan
1) Sanitasi dan Tindakan Preventif
untuk mengawasi munculnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi pada puyuh perlu dikerjakan sedini
mungkin.

2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilaksanakan setiap saat dan jika ada tanda tanda yang kurang sehat pada puyuh harus selekasnya dijalankan penyembuhan sesuai petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau saran dari Poultry Shoup.

3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yang bisa dikasihkan untuk puyuh terbagi dalam sejumlah bentuk, adalah: bentuk pallet, remah-remah serta tepung. lantaran puyuh yang menyukai usil memtuk temannya bakal mempunyai aktivitas dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan dikasihkan 2 (dua) kali satu hari pagi serta siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya 1x satu hari yakni pada pagi hari. buat pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-terusan.

4) Pemberian Vaksinasi serta Obat
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat dikasihkan lewat tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat segera dijalankan seandainya puyuh nampak gejala-gejala sakit dengan meminta pertolongan wejangan dari PPL setempat maupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yg ada di dekat Anda beternak puyuh.

7. Hama serta Penyakit
Radang usus (Quail enteritis)
Penyebab: bakteri anerobik yang membuat spora serta menyerang usus, sehingga muncul pearadangan pada usus.
tanda-tanda: puyuh kelihatan lesu, mata tertutup, bulu terlihat kusam, kotoran berair dan memiliki kandungan asam urat.
Pengendalian: melakukan perbaikan tata laksana pemeliharaan, dan memisashkan burung puyuh yang sehat dari yang sudah terinfeksi.

Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Tanda-tanda: puyuh sukar bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang-kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang
spesifik tersedianya tanda-tanda "tortikolis"yaitu kepala memutar-mutar tdk menentu serta lumpuh.
Pengendalian:
menjaga kebersihan lingkungan dan perabotan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati selekasnya dibakar/dibuang;
pisahkan ayam yang sakit, menghambat tamu masuk areal peternakan tanpa busana yg mensucihamakan/ steril dan mengerjakan vaksinasi NCD. hingga saat ini belumlah ada obatnya.

Berak putih / Kapur (Pullorum)
Yang memicu: Kuman Salmonella pullorum dan adalah penyakit menebar.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama seperti pengendalian penyakit tetelo.

Berak darah (Coccidiosis)
Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian:
mengawasi kebersihan lingkungaan, menjaga litter terus kering;
dengan Tetra Chloine Capsule diberikan lewat mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan di air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox

Cacar Unggas (Fowl Pox)
Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur serta jenis kelamin.
tanda-tanda: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tdk berbulu, seperti pial, kaki, mulut serta farink yang jikalau dilepaskan akan mengeluarkan darah.
Pengendalian: vaksin dipteria serta mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfksi.

Quail Bronchitis
Yang memicu: Quail bronchitis virus (adenovirus) yg berbentuk benar-benar menular.
Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sukar bernafas, batuk dan bersi, mata dan hidung kadang-kadang keluarkan lendir serta kadangkala kepala serta leher agak terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang layak.

Aspergillosis
Yang memicu: cendawan Aspergillus fumigatus.
tanda-tanda: Puyuh alami masalah pernapasan, mata terbentuk susunan putih mirip keju, mengantuk, nafsu makan menyusut.
Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

Cacingan
Yang memicu: sanitasi yang jelek.
Gejala: puyuh terlihat kurus, lesu serta lemah.
Pengendalian: mengontrol kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terbangun kebersihannya.

8. Panen
Hasil pokok
Pada upaya pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya yaitu produksi telurnya yang dipanen sehari-hari disaat masa produksi berlangsung.
Hasil penambahan

Sedang yang merupakan hasil tambahan salah satunya berbentuk daging afkiran, tinja dan bulu puyuh.

9. Pasca Panen ...

10. Kajian Ekonomi Budidaya

riset usaha Budidaya

Investasi
kandang ukuran 9 x 0,6 x 1,9 m (1 jalan + tempat minum dan makan) Rp. 2.320.000,-
kandang besar Rp. 1.450.000,-
ongkos pemeliharaan (untuk usia 0-2 bulan)
ay Old Quail (DOQ) x Rp 798 (Harga DOQ) Rp. 1.596.000,-
Obat (Vitamin + Vaksin) Rp. 145.000,-
Pakan (selama 60 hari) Rp. 2.981.200,-
Jumlah ongkos produksi Rp. 4.722.200,-
Keadaan puyuh:
banyaknya anak 2000 ekor (jantan serta betina)
kemungkinan mati 5%, bekas 1900
Resiko kelamin 15% jantan, 85% betina (285 jantan, 1615 betina)
selesai 2 bulan harga puyuh bibit Rp 3.625,- betina serta Rp 725 jantan
Penjualan puyuh bibit usia 2 bulan Rp. 4.408.000,-Minus Rp. -314.200,-
ongkos pemeliharaan (0-4 bulan)
200 DOQ x Rp 798,- Rp. 159.600,-
Obat (vitamin dan Vaksinasi) Rp. 290.000,-
Pakan (s/d umur 3 minggu) Rp. 2.459.925,-
Pakan (s/d minggu ke 4) betina 1615 ekor dan 71 ekor jantan (25% jantan pantas bibit) Rp. 5.264.051,-
banyaknya cost produksi Rp. 8.173.576,-
Keadaan puyuh:
Mulai umur 1,5 bulan puyuh bertelur sehari-hari rata-rata 85%, jumlahnya telur 1373 butir
Hasil telur 75 hari x 1373 x Rp 75,- Rp. 7.723.125,-
Puyuh betina bibit 1615 ekor @ Rp 3.625,- Rp. 5.854.375,-
Puyuh jantan bibit 75 ekor @ Rp 798,- Rp. 59.850,-
Puyuh jantan afkiran 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan dari hasil penjualan Rp. 5.618.924,-
Biaya pemeliharaan (hingga sampai usia 8 bulan)
cost buat umur 4-8 bulan Rp. 1.625.137,-

Pendapatan
Hasil telur (0,5 bulan) 195 x 1373 x Rp 75,- Rp. 20.080.125,-
Hasil puyuh afkir 1615 ekor @ Rp 798,- Rp. 1.288.770,-
Hasil jantan afkir 71 ekor @ Rp 725,- Rp. 51.475,-
Hasil jantan afkir (2 bln) 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan beternak puyuh petelur dan afkiran jual Rp. 10.950.113,-

Jadi peternak tambah banyak menjumlah keuntungan kalau beternak puyuh petelur, baru selanjutnya puyuh afkirannya dijual daripada jual puyuh bibit. Analisa usaha dihitung menurut harga-harga yang laku pada tahun 1999
Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat




Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880

Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat

Jual Bibit Puyuh Petelur Jawa Barat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar