Sabtu, 18 Mei 2019

Bibit Puyuh Bogor

Bibit Puyuh Bogor


Bibit Puyuh Bogor - Informasi Lebih lanjut Telp 082136783880 Jual Bibit Puyuh Berkualitas. Seluruh wilayah jawa bisa kirim langsung sampai kandang bayar setelah sampai. Luar jawa kirim via cargo pesawat.

Di bawah ini yaitu serba-serbi budidaya burung puyuh di awali dengan riwayat singkat burung puyuh, kunci budidaya burung puyuh, jenis-jenis burung puyuh, fungsi burung puyuh, syarat-syarat tempat budidaya burung puyuh, patokan teknis budidaya burung puyuh, hama serta penyakit burung puyuh dll.

1. Sejarah Singkat
Puyuh adalah jenis burung yg tidak bisa terbang, ukuran badan relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh dimaksud juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut "Quail", adalah bangsa burung (liar) yg pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. serta senantiasa dikembangkan ke seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai diketahui, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. sekarang mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang berada di Indonesia.



Bibit Puyuh Bogor


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880
q

Bibit Puyuh Bogor

Bibit Puyuh Bogor


2. Utama Peternakan
Sentral Peternakan burung puyuh terdapat banyak di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur serta Jawa Tengah

3. Type
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

4. Fungsi
- Telur dan dagingnya miliki nilai gizi dan rasa yang lezat
- Bulunya jadi bahan beragam kerajinan atau perabot rumah tangga yang lain
- Kotorannya jadi pupuk kandang atau kompos yang baik bisa dipakai jadi pupuk tanaman

5. Persyaratan Lokasi
Tempat jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
tempat miliki strategi transportasi, terpenting arah sapronak dan jalur-jalur pemasaran
tempat dipilih bebas dari wabah penyakit
Bukan adalah daerah kerap banjir
adalah daerah yang tetap mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

6. Petunjuk tehnik Budidaya
Penyiapan media serta perlengkapan

Perkandangan
Dalam sistem perkandangan yang butuh diperhatikan ialah temperatur kandang yang ideal atau normal kira-kira 20-25 derajat C; kelembapan kandang sekitar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukuplah 25-40 watt, sedang malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang seharusnya ditata supaya sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa ditempatkan yaitu mode litter (lantai sekam) serta metode sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 bisa diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai terlepas waktu anakan. Terakhir berubah menjadi 40 ekor/m 2 sampai waktu bertelur. Adapun kandang yang biasa dimanfaatkan dalam budidaya burung puyuh ialah:

Kandang untuk induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung pada produktifitas dan kapabilitas mneghasilkan telur yang bermutu. Besar atau ukuran kandang yang bakal dipakai mesti sama dengan jumlah puyuh yang dapat dipelihara. bagusnya satu ekor puyuh dewasamembutuhkan luas kandang 200 m2.

Kandang untuk induk petelur
Kandang ini memiliki fungsi sebagai kandang buat induk pembibit. Kandang ini miliki bentuk, ukuran, dan keperluan perabotan yang sama. Kepadatan kandang tambah besar tapi bisa juga sama.

Kandang untuk anak puyuh/usia stater(kandang indukan)
Kandang ini adalah kandang bagi anak puyuh pada usia starter, ialah mulai usia 1 hari s/d dua hingga tiga minggu. Kandang ini berperan untuk menjaga biar anak puyuh yg masihlah butuh pemanasan itu masih terlindung serta mendapat panas yang sama dengan kepentingan. Kandang ini butuh diperlengkapi alat pemanas. umumnya ukuran yang kerap digunakan yaitu lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, serta tinggi kaki 50 cm. (cukup berisi 90-100 ekor anak puyuh).

Kandang untuk puyuh usia grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)
Bentuk, ukuran atau peralatannya sama seperti kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.


Model Kandang untuk Layer
perabotan
Perlengkapan kandang berwujud tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.
Penyiapan Bibit.

Yang butuh diperhatikan oleh peternak sebelum mengawali upayanya, adalah mendalami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan ialah bibit/pembibitan, pakan (ransum) serta pengurusan upaya peternakan.

Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) ragam tujuan pemeliharaan burung puyuh, adalah:

a. Untuk produksi telur mengonsumsi, di pilih bibit puyuh style ketam betina yg sehat atau bebas dari kerier penyakit.
b. Untuk produksi daging puyuh, di pilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
c. Buat pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya serta puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina supaya dapat menjamin telur tetas yg baik.

Pemeliharaan
1) Sanitasi serta Tindakan Preventif
Untuk menjaga munculnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi pada puyuh butuh dilakukan sedini
mungkin.

2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan sewaktu-waktu serta jika ada tanda-tanda yg kurang sehat terhadap puyuh mesti selekasnya dikerjakan penyembuhan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan ditempat atau anjuran dari Poultry Shoup.

3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yang bisa dikasihkan buat puyuh terbagi dalam sejumlah bentuk, adalah: bentuk pallet, remah-remah serta tepung. lantaran puyuh yg suka usil memtuk temannya akan mempunyai kegiatan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi serta siang. sedang puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya 1 kali satu hari adalah di pagi hari. untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus.

4) Pemberian Vaksinasi dan Obat
Pada usia 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin bisa dikasihkan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat segera dikerjakan jikalau puyuh kelihatan gejala-gejala sakit dengan meminta perlindungan petunjuk dari PPL setempat maupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yang ada di dekat Anda beternak puyuh.

7. Hama serta Penyakit
Radang usus (Quail enteritis)
Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora serta menyerang usus, hingga muncul pearadangan pada usus.
tanda-tanda: puyuh kelihatan lesu, mata tertutup, bulu tampak kusam, kotoran berair serta punya kandungan asam urat.
Pengendalian: melakukan perbaikan tata laksana pemeliharaan, serta memisashkan burung puyuh yang sehat dari yang udah terinfeksi.

Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Tanda-tanda: puyuh susah bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang-kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang
spesifik tersedianya tanda-tanda "tortikolis"yaitu kepala memutar-mutar tdk menentu serta lumpuh.
Pengendalian:
mengontrol kebersihan lingkungan dan perabotan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yg mati selekasnya dibakar/dibuang;
pisahkan ayam yg sakit, menahan tamu masuk area peternakan tanpa pakaian yg mensucihamakan/ steril dan melakukan vaksinasi NCD. Sampai saat ini belumlah ada obatnya.

Berak putih / Kapur (Pullorum)
Pemicu: Kuman Salmonella pullorum serta merupakan penyakit menyerang.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama juga dengan pengendalian penyakit tetelo.

Berak darah (Coccidiosis)
Tanda-tanda: tinja berdarah serta mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian:
mengontrol kebersihan lingkungaan, mengawasi litter masih kering;
dengan Tetra Chloine Capsule dikasihkan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dicampurkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox

Cacar Unggas (Fowl Pox)
Pemicu: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua usia dan type kelamin.
tanda-tanda: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tdk berbulu, seperti pial, kaki, mulut serta farink yang kalau dilepaskan dapat mengeluarkan darah.
Pengendalian: vaksin dipteria serta mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfksi.

Quail Bronchitis
Yang memicu: Quail bronchitis virus (adenovirus) yg berbentuk begitu menebar.
tanda-tanda: puyuh terlihat lesu, bulu kusam, gemetar, sukar bernafas, batuk serta bersi, mata dan hidung kadangkala mengeluarkan lendir dan kadang-kadang kepala serta leher lumayan terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang layak.

Aspergillosis
Pemicu: cendawan Aspergillus fumigatus.
Gejala: Puyuh mengalami gangguan pernapasan, mata terjadi lapisan putih mirip keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

Cacingan
Yang memicu: sanitasi yg buruk.
Tanda-tanda: puyuh nampak kurus, lesu dan lemah.
Pengendalian: mengawasi kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

8. Panen
Hasil penting
Pada upaya pemeliharaan puyuh petelur, sebagai hasil utamanya yaitu produksi telurnya yg dipanen sehari-hari selama masa produksi berjalan.
Hasil penambahan

Sedang sebagai hasil tambahan diantaranya berupa daging afkiran, tinja serta bulu puyuh.

9. Masa Panen ...

10. Pengamatan Ekonomi Budidaya

penelitian upaya Budidaya

Investasi
kandang ukuran 9 x 0,6 x 1,9 m (1 arah + tempat minum serta makan) Rp. 2.320.000,-
kandang besar Rp. 1.450.000,-
cost pemeliharaan (untuk umur 0-2 bulan)
ay Old Quail (DOQ) x Rp 798 (Harga DOQ) Rp. 1.596.000,-
Obat (Vitamin + Vaksin) Rp. 145.000,-
Pakan (selama 60 hari) Rp. 2.981.200,-
jumlahnya cost produksi Rp. 4.722.200,-
kondisi puyuh:
jumlahnya anak 2000 ekor (jantan dan betina)
efek mati 5%, sisa 1900
efek kelamin 15% jantan, 85% betina (285 jantan, 1615 betina)
sesudah 2 bulan harga puyuh bibit Rp 3.625,- betina dan Rp 725 jantan
Penjualan puyuh bibit umur 2 bulan Rp. 4.408.000,-Minus Rp. -314.200,-
ongkos pemeliharaan (0-4 bulan)
200 DOQ x Rp 798,- Rp. 159.600,-
Obat (vitamin dan Vaksinasi) Rp. 290.000,-
Pakan (sampai dengan usia 3 minggu) Rp. 2.459.925,-
Pakan (s/d minggu ke 4) betina 1615 ekor serta 71 ekor jantan (25% jantan wajar bibit) Rp. 5.264.051,-
banyaknya cost produksi Rp. 8.173.576,-
kondisi puyuh:
Mulai usia 1,5 bulan puyuh bertelur sehari-hari rata-rata 85%, jumlah telur 1373 butir
Hasil telur 75 hari x 1373 x Rp 75,- Rp. 7.723.125,-
Puyuh betina bibit 1615 ekor @ Rp 3.625,- Rp. 5.854.375,-
Puyuh jantan bibit 75 ekor @ Rp 798,- Rp. 59.850,-
Puyuh jantan afkiran 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan dari hasil penjualan Rp. 5.618.924,-
cost pemeliharaan (hingga sampai umur 8 bulan)
cost buat usia 4-8 bulan Rp. 1.625.137,-

penerimaan
Hasil telur (0,5 bulan) 195 x 1373 x Rp 75,- Rp. 20.080.125,-
Hasil puyuh afkir 1615 ekor @ Rp 798,- Rp. 1.288.770,-
Hasil jantan afkir 71 ekor @ Rp 725,- Rp. 51.475,-
Hasil jantan afkir (2 bln) 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan beternak puyuh petelur serta afkiran jual Rp. 10.950.113,-

Jadi peternak lebih banyak menjumlah keuntungan bila beternak puyuh petelur, baru kemudian puyuh afkirannya dipasarkan daripada jual puyuh bibit. penelitian usaha dihitung berdasarkan harga-harga yang laku pada tahun 1999
Bibit Puyuh Bogor




Bibit Puyuh Bogor


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880

Bibit Puyuh Bogor

Bibit Puyuh Bogor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar